
KEPULAUAN SELAYAR – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perbaikan infrastruktur jalan, khususnya di wilayah-wilayah yang belum terjangkau dalam alokasi APBD.
Hal ini terungkap dalam hasil kunjungan lapangan yang dilakukan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PUTR) Kepulauan Selayar, Musytari, bersama Kalak BPBD didampingi Kabid Bina Marga PUTR, di Desa Buki Timur, Lalangbata, serta ruas jalan Tanabau–Baera.

Baca Lainnya :
- DWP Setda Kepulauan Selayar Gelar Buka Puasa Bersama di Rayhan Resto 0
- Batti-Batti Selayar Hentak Panggung Pameran Inacraft 2023 di Jakarta0
- Produk Lokal Selayar Laris Manis pada Pameran UMKM MTQ XXXIII Sulsel0
- 20 Kades dan Lurah Deklarasi ODF, Bupati Canangkan Germas Kabupaten Kepulauan Selayar0
- Buka Musrenbang Tingkat Kabupaten Kep. Selayar, Berikut Arahan Bupati Basli Ali0
Dalam laporannya kepada Bupati Selayar, Senin (28/7) Kadis PU menyampaikan bahwa untuk ruas Lembang Bosang–Bajek telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 500 juta pada tahun anggaran 2025 untuk kegiatan peningkatan jalan.
Namun, untuk titik-titik jalan lain yang belum tertangani melalui APBD kabupaten, telah disepakati bersama Camat Buki dan para kepala desa setempat untuk dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat, dengan dukungan material dari Pemerintah Daerah.
Sementara itu, dalam kunjungan ke ruas Tanabau–Baera pada Sabtu siang, tim PUTR menemukan adanya inisiatif masyarakat yang telah melakukan kerja bakti menambal lubang jalan seluas 20 meter persegi dengan volume beton sekitar 1,5 m³.
Masyarakat juga berencana melanjutkan kerja bakti untuk memperbaiki tanjakan jalan dengan luas sekitar 150 meter persegi. Selain itu, dibutuhkan juga pembangunan 2 unit duiker untuk memperlancar drainase, dengan estimasi anggaran sekitar Rp 30 juta.
Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten terhadap inisiatif masyarakat ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam membangun daerah, meski di tengah keterbatasan anggaran.
“Gotong royong adalah kekuatan kita. Pemerintah akan terus hadir, mendukung dengan sumber daya yang dimiliki, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat demi perbaikan akses dan pelayanan publik,” pungkas Kadis PU.
Sebelumnya Bupati Natsir Ali menegaskan bahwa Pemkab akan memberikan bantuan material sebagai bentuk dukungan terhadap partisipasi masyarakat. Ia menjelaskan, beberapa proyek memang tertunda akibat efisiensi anggaran nasional, namun Pemda tetap berkomitmen hadir membantu warga membangun akses jalan yang lebih baik. (HUMAS -IC)